MENGOBATI DENGAN AIR

MENGOBATI DENGAN AIR - Air (H2O), yang mengandung unsur hidrogen dan oksigen, siapa sangka ternyata memiliki khasiat luar biasa dalam pengobatan berbagai jenis penyakit ringan hingga berat. Cara pengobatan sederhana dan patut untuk dicoba berikut, Insya Allah bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti pada list di bawah ini.

  • Sakit Kepala
  • Asma
  • Hosthortobics
  • Darah Tinggi
  • Bronchitis
  • Kencing Manis
  • Kurang Darah
  • TBC Paru-paru
  • Penyakit Mata
  • Rematik
  • Radang Otak
  • Pendarahan di Mata
  • Lumpuh
  • Batu Ginjal Mata Merah
  • Kegemukan
  • Penyakit Saluran Kencing
  • Haid tidak teratur
  • Radang / Sakit persendian
  • Kelebihan Asam Urat
  • Leukimia
  • Radang Selaput Lendir
  • Mencret
  • Gangguan Jantung
  • Disentri
  • Kanker Payudara
  • Mabuk, Pusing, Gamang
  • Ambeien
  • Radang Tenggorokan
  • Batuk
  • Sembelit
Bagaimana melakukan terapi ini ?

Pagi hari ketika anda baru bangun tidur ( bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter. Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai "usha paana chikitsa". Setelah itu anda boleh mencuci muka.

Hal sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini.

Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya.

Apakah Mungkin Minum 1.5 Liter Air Sekaligus?

Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tetapi setelah beberapa lama, akan normal kembali.

Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:

Sembelit - 1 Hari
TBC Paru-Paru - 3 Bulan
Kencing Manis - 7 Hari
Asam Urat - 2 Hari
Tekanan Darah - 4 Minggu

Catatan :
Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan - selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh. Dengan rahmat ALLAH SWT, setiap orang hendaknya menjalani hidup sehat.


Penulis: Prof. S Periasamy DIM & D ACC - Bohiraj Vedante Maharish Charity
Sumber: Bohiraj Vedante Maharish Charity, Kantha Health And Research, Centre Karur 639006, TN India. Sumber : terussehat.com/artikel.php?n_id=00210001

Update:

Saya menemukan informasi terbaru bahwa mengkonsumsi air itu harus dengan sewajarnya, terlalu berlebihan pun akan berdampak buruk bagi kesehatan, terutama ginjal dan jantung. Sebagai referensi Anda dapat membaca sebagaimana artikel yang saya temui dari health.kompas.com, berikut ini.

Air merupakan komponen utama dalam tubuh manusia. Tidak ada satu pun reaksi kimia dalam tubuh dapat berlangsung tanpa adanya air. Itu sebabnya kekurangan air bisa membuat metabolisme dalam tubuh terganggu.

Untuk menjaga kesehatan, para ahli gizi menganjurkan kita untuk minum 8 gelas sehari atau sekitar dua liter. Banyak sedikitnya jumlah air minum yang harus kita konsumsi tergantung pada jenis aktivitas dan suhu lingkungan.

Bila Anda termasuk orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan, kebutuhan air Anda tentu lebih banyak dibanding orang yang bekerja di ruangan ber-AC. Pekerja di lingkungan panas membutuhkan air sekitar 6 liter per hari.

Menurut dr.Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, asupan air bagi tubuh ada aturannya, tidak boleh kurang juga tidak boleh terlalu banyak, terutama untuk mereka yang menderita penyakit gagal ginjal.

"Penyakit gangguan ginjal bisa berdampak pada asupan air minum. Pasien ginjal tidak boleh minum banyak air, jumlah maksimalnya adalah volume urin ditambah 500 ml, atau sekitar seliter setiap hari," papar dokter dari Divisi Ginjal Hipertensi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Jakarta.

Pasien penyakit ginjal kronik stadium 2 dan 3 dianjurkan untuk berhati-hati mengonsumsi air dalam jumlah besar karena stadium ini cenderung mudah masuk dalam keadaan kelebihan cairan. Ciri kelebihan cairan adalah bengkak pada tubuh.

Ditambahkan oleh dr.Parlin, asupan air yang berlebih juga tidak dianjurkan di usia lanjut. Keadaan ini bisa menimbulkan hiponatremia yang bila berat dapat menurunkan kesadaran, kejang, bahkan kematian.

"Asupan air optimal pada orang lanjut usia adalah sebanyak seliter per hari. Namun perlu diketahui juga para lansia ini kepekaan rasa hausnya berkurang, sehingga mereka bisa tidak minum seharian tanpa merasa haus," paparnya.

Sementara itu pada orang yang sehat, sampai saat ini belum ada data tentang batas atas kebutuhan air pada orang sehat. Efek samping yang mungkin timbul akibat minum air dalam jumlah terlalu banyak adalah bolak-balik ke toilet atau timbul rasa mual.

Jadi, minum air putih yang baik adalah 2 liter dalam 24 jam. Pada jumlah ini, organ tubuh tak kewalahan mengolah cairan dan kita tetap merasa segar serta terhindar dari dehidrasi.