2 Rahasia Seorang Ahli Surga

Lumayan solat jumat kali ini dapat ilmu baru. 2 rahasia seorang ahli surga. "Hmmm.. menarik juga", pikirku, disamping mumpung masih dalam suasana romadon, saya pun ingat dengan hadist "sampaikanlah walaupun satu ayat".

Jama'aaaaaahh, yuk, mari!

Dikisahkan Rasullullah SAW memberitahukan kepada sahabat-sahabatnya dalam sebuah majelis ilmu, bahwa yang bernama x (lupa lagi eunk...namanya) adalah seorang ahli surga.

2 Rahasia Seorang Ahli Surga
Seorang sahabat Rasulullah SAW merasa penasaran. Dan setelah bubaran majelis ilmunya, beliau tidak langsung pulang ke rumah, melainkan mengikuti pulang seorang calon ahli surga ini.

Merasa penasaran, maka sahabat rasul ini meminta ijin untuk menginap di tempatnya seorang ahli surga selama 3 hari 3 malam. Malahan beliau berbohong dengan mengatakan ada masalah dengan ortunya sehingga menuntut ia untuk menginap di rumahnya (seorang ahli surga). Padahal tidak lain dan tidak bukan beliau bermaksud mengamati dan meneropongi apa saja sih yang menjadi penyebab dia seorang ahli surga seperti yang dikatakan rasullah SAW ini?

Malam terus bergulir, siang berganti malam, dan malam pun berganti pagi. Setiap detik sahabat rasul SAW mengamati apa yang dilakukan seorang X ini. Mulai dari tidurnya, solat malamnya, bekerjanya, dan lain sebagainya.

Ternyata eh ternyata, tidak ditemukan hal istimewa apapun pada diri seorang ahli surga ini. Semuanya biasa sajo (kata orang padang mah).

Ahirnya pulanglah sahabat rasul SAW. Berpamitan. Tapi sebelum pulang, beliau akhirnya berterus terag, "tujuan ane menginap ini sebenarnya untuk mencari tahu penyebab ente menjadi seorang ahli surga", tutur sahabat.

Seorang ahli sawarga pun angkat beban, eh angkat bicara. Alasan dia masuk surga tidak lain dan tidak bukan hanyalah karena 2 hal yang beliau punyai.

Inilah penyebabnya. Akhirnya beliau buka rahasia...

"Pertama, saya tidak memiliki niatan untuk menipu orang", katanya.
Nah lho. Hati-hati bagi yang suka jualan online dengan maksud menipu pembeli, ya...! Allah Maha Melihat, lha yaw...!

"Lantas, yang kedua, saya tidak memiliki rasa hasud, iri dengki dengan kenikmatan yang diberikan Allah SWT kepada orang lain"., lanjutnya.

Astagfirullahaladzim (mudah2an tidak salah tulis), saya sadar pernah, malahan sering merasa iri jika earning sahabat2 di forum kadang bisa sangat cepat dan jauh lebih besar dari saya.

Dan akhirnya saya persilahkan jika ada ustad lewat untuk meluruskan kisah yang saya tuliskan ini. Salahnya itu dari saya, dan benarnya itu dari Allah SWT.

Tidak ada niatan apa2 saya share ini, bahkan nyambung pun TIDAK dengan tema blog obat herbal alami ini. So, mohon dimaafkan mumpung masih romadon (bukan bulan romadon pun mohon dimaafkan ya), maklum nubi wkwkwkwk...