Antisipasi benjolan di gusi, kata sang dokter gigi

Benjolan di gusi - Takut rasanya ada benjolan di gusi. Iya kalau bisulan, dia akan cepat mengecil, atau paling tidak pecah. Tapi ini daging jadi, atau semacam kelenjar yang terus berkembang.

Sempat berkonsultasi ke dua orang dokter gigi. Dokter gigi pertama yaitu dokter gigi swasta, menyarankan untuk segera dioprasi saja, alias tidak memberikan alternatif lain. Tidak memberikan suggest dan sejenisnya. Malahan saya jadi ketakutan.

Menurut beliau, saya kelebihan hormon, yang akhirnya berkembang ke gusi, dan akhirnya jadilah benjolan seperti ini.

Kira-kira selang sebulan kemudian, saya berkonsultasi dengan dokter gigi dari puskesmas. Orangnya masih muda, cewek lagi.. and yang lebih membuat saya terkesan, dia komunikatif, begitu menghargai pasien, banyak memberikan ilmu dan suggest. Hilang lah image saya tentang dokter puskesmas yang selama ini buruk pelayanannya terhadap pasien.

Saya ditanya tentang riwayat penyakit yang pernah saya derita. etc.

Saran beliau, baiklah kita ikhtiar dulu, sebelum oprasi, ada kemungkinan si jejendil ini mengecil. Akhirnya selama 10 hari saya disuruh cekup lagi setelah diberikan vitamin dan beberapa wejangan.
  1. Jangan menggosok-gosok atau sering-sering menyentuh daging yang tumbuh di gusi. Jika menyikat gigi, gosokkan sikan ke atas ke bawah aza, jangan ke arah samping. Pantesan pikirku, benjolannya kelihatan semakin membesar, karena sering saya oprek.
  2. Kondisi tubuh saya harus kuat, saya harus rutin mengkonsumsi tomat, air perasan kunyit yang dicampur madu. Selain itu saya juga dianjurkan mengkonsumsi wortel, baik dalam bentuk jus atau rebusan. Ini yang saya demen nih, ternyata penyuka obat alami juga.
  3. Mengkonsumsi susu. Susu yang beliau anjurkan adalah susu kotak. Saya lupa tidak menanyakan mengapa mesti susu kotak.
  4. Terakhir saya diberikan vitamin yang harus diminum selama 10 hari tanpa putus. Berhubung terhalang idul fitri, saya diberikan tambahan vitamin (yang saya lihat bentuk tabletnya lain) yang harus diminum sebelum ketemuan (cieee...) dengan bu dokter gigi.
Sementara sharenya itu dulu, mohon maaf fotonya belum bisa saya upload berhubung koneksi internetnya sedang sekarat :)