Apakah Ada Vaksin Untuk Demam Chikungunya?

Apakah Ada Vaksin Untuk Demam Chikungunya? Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus (Baca: penyebab penyakit chikungunya). Seperti malaria, dan demam kuning, penyakit ini ditularkan oleh nyamuk. Penyakit ini menghasilkan perhatian dari dokter karena tidak  ada pelindung vaksinasi atau pengobatan chikungunya yang begitu efektif dari penyakit ini. Meskipun sebagian besar pembaca di sini belum pernah mendengar tentang penyakit ini, jutaan orang di Asia dan Afrika banyak yang terinfeksi oleh virus.

Apakah Ada Vaksin Untuk Demam Chikungunya?
Ada fase akut penyakit berupa gejala penderita chikungunya, ditandai dengan demam yang tinggi, sakit kepala, mual, muntah, kelelahan dan ruam kulit, dan bentuk kronis yang telah arthritis dapat melemahkan selama bulanan atau bahkan bertahun-tahun. Untungnya, kebanyakan orang dapat pulih.

Para ilmuwan baru saja mengumumkan hasil penelitian yang menarik pada pengembangan vaksin terhadap demam Chikungunya. Monyet menerima vaksin eksperimental dan tidak menjadi sakit bila terkena virus penyebab penyakit ini. Hasil ini sangat menjanjikan, para ilmuwan berharap untuk memulai uji vaksin terhadap manusia. Jika berhasil, ini akan mencegah jutaan penderitaan penyakit chikungunya di seluruh dunia.

Karena tidak ada vaksin atau pengobatan, para wisatawan internasional perlu untuk menghindari nyamuk. Kewaspadaan ini mirip dengan nyamuk pembawa penyakit yang lainnya.

Berikut ini tips untuk menghindari serangan nyamuk pembawa virus penyebab chikungunya.

- Gunakan lotion penolak nyamukatau sejenisnya
- Kenakan baju lengan panjang dan celana panjang, sebaiknya pakaian ini pun dibaluri oleh pengusir nyamuk
- Hindari genangan-genangan air
- Tidak ada jendela kamar, atau jendela mobil yang terbuka

Meskipun belum ada vaksin, Anda masih dapat melindungi diri sendiri.