Radiasi Rokok, Sebuah Fakta Heboh Yang Disembunyikan

Radiasi Pada Rokok, Sebuah Fakta Heboh Yang Disembunyikan  - Satu lagi nih kayaknya suggest untuk berhenti merokok semakin kuat. Saya menemukan trit (malahan hot trir) di kaskus, http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10762583, yang isinya mengatakan "Paraaah... Radiasi dalam Rokok Diketahui Sejak 1959 Tapi Disembunyikan..."

Judulnya membuat penasaran, sharenya yang diambil dari sumber detikhealth, menarik tangan saya yang memegang mouse untuk segara mengklik judul hot trit di kaskus tersebut. Saya baca. Dan akhirnya saya ingin ngeshare juga di blog ini.

radiasi rokok
Oke, barangkali anda ingin berhenti merokok, dan sekedar penasaran seperti saya, silahkan disimak ya! Semoga setelah membaca artikel ini, anda mau berhenti merokok (baca juga: cara berhenti merokok dengan "cold turkey")

Selain nikotin dan ratusan racun berbahaya lainnya, rokok juga mengandung unsur radioaktif yang disebut sebagai ion alfa. Keberadaan unsur berbahaya ini diklaim sudah diketahui oleh industri rokok, namun disembunyikan selama 42 tahun.

Klaim mengejutkan ini disampaikan oleh para peneliti dari University of California di Los Angeles dan dipublikasikan di jurnal Nicotine and Tobacco Research. Para peneliti mengungkap hal itu setelah mempelajari dokumen-dokumen rahasia dari industri rokok sejak tahun 1998.

Salah satu dokumen menyebutkan, adanya bahan radioaktif dalam rokok sudah diketahui 5 tahun lebih awal daripada yang diduga selama ini. Pada awal 1960-an, industri rokok diam-diam sudah melakukan investigasi mendalam terkait kemungkinan adanya unsur radiasi.

"Industri rokok sudah menyadari adanya unsur radioaktif dalam rokok sejak 1959. Mereka tahu itu memicu kanker, tetapi menyembunyikan fakta itu bertahun-tahun," ungkap Hrayr S Karagueuzian, profesor kardiologi yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Indiavision, Jumat (30/9/2011).

Tak hanya itu, dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa selama itu industri rokok berusaha mengaburkan fakta tentang radiasi asap rokok dan bahayanya bagi kesehatan. Hasil-hasil penyelidikan tentang ion alfa yang berbahaya tidak boleh dipublikasikan.

Unsur radioaktif dalam rokok, seperti ditulis detikHealth sebelumnya, berasal dari mineral alami di dalam tanah maupun penggunaan pupuk. Salah satu unsur yang melepaskan ion alfa adalah polonium, yang tingkat radiasinya disebut-sebut 7 kali lebih besar dari sinar X.

Efek radiasi pada asap rokok bisa terakumulasi, kemudian dalam jangka panjang akan memicu kerusakan paru-paru atau bahkan kanker. Bukan hanya perokok aktif saja yang bisa terkena dampaknya, perokok pasif atau bahkan third hand smoker juga terancam kesehatannya.(up/ir)

Itulah sekedar share ulang  Radiasi Pada Rokok, Sebuah Fakta Heboh Yang Disembunyikan. Semoga bermanfaat.