Boroco, tumbuhan liar yang terlupakan

Boroco merupakan tumbuhan liar yang mungkin jarang sekali ada yang mengenalnya. Boroco adalah tanaman yang biasa tumbuh liar di pinggir jalan ini sebenarnya bermanfaat bagi pengobatan herbal.

Boroco, biasa tumbuh tegak dengan mencapai tinggi 30 - 100 cm. Tumbuhan boroco tumbuh secara liar di pinggir-pinggir jalan, tepi selokan, dan tanah lapang yang terlantar.

Boroco (Celosia argentea Linn.) memiliki ciri utama batangnya berbentuk bulat dengan alur kasar memanjang, bercabang banyak, batang ini biasa bewarna hijau atau merah. Daunnya berbentuk bulat telur memanjang, ada yang wama hijau dan ada yang warna merah, ujung lancip, pinggir bergerigi halus hampir rata.

Boroco

Bentuk bunga tumbuhan obat alami boroco yaitu bulir panjang 3 sampai 10 cm, berwarna merah muda atau ungu, bijinya berwarna hitam agak cerah, dan bunganya tumbuh di ujung-ujung cabang.


Boroco dengan familia Amaranthaceae ini memiliki nama daerah Bayam ekor belanda, Bayam kucing, Kuntha, Baya kasubiki; Qing xiang zi (China). Mungkin dengan nama daerah boroco tersebut anda lebih mengenalnya.

Boroco, tumbuhan liar yang terlupakan