Brotowali, Si Pahit Yang Hebat

Brotowali dikenal dengan tanaman herbal berasa pahit. Rasa pahit brotowali menjadikan brotowali terlihat sangar sekaligus ditakuti kebanyakan orang untuk mengkonsumsinya...:) segitu dramatisnya.

brotowaliBrotowali (Tinospora crispa (L.) Miers.hen jin t) tanaman herbal obat alami yang termasuk ke dalam familia Menispermaceae ini memiliki beragam sinonim Tinospora rumphii, Boerl. T. tuberculata Beumee. Cocculus crispus, DC. Menispermum verrucosum. M.crispum, Linn. M.tuberculatum, Lamk.

Brotowali merupakan tumbuhan herbal yang sarat manfaat. Khasiat brotowali dikenal untuk mengobati demam, menambah nafsu makan, rematik, kencing manis, kudis dan luka.

Pada awalnya brotowali merupakan tumbuhan liar di hutan, saat ini bisa dibudidayakan dengan cara ditanam ladang atau ditanam dihalaman dekat pagar. Brotowali menyukai tempat panas, termasuk tanaman perdu, memanjat, tinggi batang mencapai 2,5 m. Jika ditanam suka melilit seperti tali.


Batang brotowali memiliki besar sebesar jari kelingking, berwarna hijau jika masih muda, dan memiliki warna coklat hingga coklat tua jika telah tua.

batang brotowali
Batang brotowali
Batang brotowali berbintil-bintil rapat dan rasanya pahit. Daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti jantung atau agak budar telur berujung lancip, panjang 7 - 12 cm, lebar 5 - 10 cm. Bunga kecil, warna hijau muda, berbentuk tandan semu.

Brotowali yang dapat diperbanyak dengan cara stek dan sangat mudah mempunyai nama lokal Antawali, bratawali, putrawali, daun gadel (Jawa); Andawali (Sunda), Antawali (Bali); Shen jin teng (China).

Brotowali, Si Pahit Yang Hebat.