Daun greges otot

Sebagian dari anda mungkin baru mendengar kata daun greges otot, ya? Atau mungkin anda lebih mengenal nama tumbuhan herbal ini dalam bahasa daerah anda.

Daun greges otot dikenal dengan beberapa nama; Bibitungan, tata-ropongan (Sunda), lorogan haji, petungan,; sempol, tepung balung, tikei balung, tropongan (Jawa),; Sodlisoan (Madura). rumput betung, sendep-sendep (Sumatera).

Tumbuhan herbal ini biasa tumbuh ditempat terbuka atau sedikit ternaungi, berkumpul pada tanah lembah berpasir dan berbatu-batu yang banyak digenangi air, sepanjang aliran air di pegunungan, tepi sungai, selokan atau di rawa-rawa.

Herba ini dapat ditemukan dari 300-2.700 m dpl. Tanaman pakuan yang tumbuh tegak atau tumbuh ke atas diantara tumbuhan lain, tinggi sekitar 1 m. Pangkal kadang merayap, ujung berjuntai, batang agak lemas, berongga dengan diameter 2-10 mm, bergaris-garis, beruas panjang. Cabang-cabang berkarang keluar dari buku-bukunya, selalu hijau dengan akar rimpang yang merayap.


Daun keluar di atas buku, tersusun berkarang, kecil, lancip, berbentuk sisik dan merupakan sebuah kelopak tipis. Kantong spora terletak di ujung batang, berupa bulir, panjang 1-2,5 cm bentuknya lonjong dengan ujung yang tajam. Daun spora berbentuk perisai segi enam, bertangkai, di tengah-tengah berangkai dan susunannya berkeliling. Perbanyakan dengan spora.

Tanaman ini bisa bermanfaat untuk mengobati asam urat. Salah satu pemanfaatannya yaitu dengan memadukan dengan daun sukun. Silahkan dilihat post obat alami asam urat.

Penampakan daun greges sebagai berikut.

0 Response to "Daun greges otot"

Poskan Komentar