Manfaat Waluh dan Kandungan Gizi Waluh

Manfaat Waluh dan Kandungan Giji Waluh. Waluh atau labu merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Penanman waluh untuk dikembangkan tidaklah sesulit yang dibayangkan, baik pembibitannya, maupun perawatannya. Bahkan hasilnyapun cukup memberikan nilai ekonomis untuk Masyarakat.

Tanaman waluh ini mudah tumbuh di daerah Tropis ataupun Subtropis.Waluh dapat ditanam di pekarangan rumah ataupun di lahan pertanian yang kosong.

Untuk merawat tanaman waluh tidak begitu memerlukan keahlian khusus, waluh tidak memerlukan pemupukan khusus, jika ingin diberi pupuk tidak perlu yang mahal dan susah, dengan memakai pupuk kandang dari kotoran hewanpun dapat di berikan asalkan pupuk tersebut sudah didinginkan terlebih dahulu dengan campuran tanah selama satu minggu, baru bisa di berikan untuk pupuk waluh.

Manfaat Waluh dan Kandungan Gizi Waluh
Waluh (Wikipedia.org)

Tanaman ini dapat menyesuaikan sendiri dengan keadaan alam yang berubah-ubah, saat hujan ataupun di musim panas/kemarau tanaman ini tetap bisa hidup dengan baik. Pada dataran hawa tinggi/dingin maupun dataran rendah berhawa panas cocok ditanami tanaman waluh/labu ini. Tanaman waluh cenderung menyukai lahan/tanah yang asam dengan ph 5-6,5. Dan Waluh merupakan satu-satunya buah yang awet/tahan lama asal disimpan di tempat yang bersih dan kering.

Didaerah Sumatra waluh lebih dikenal dengan nama Labu Perenggi, sedangkan diPulau jawa dikenal dengan nama Waluh, di Eropa dan Inggris sendiri dikenal dengan Pumpkin.


Di sejumlah negara, labu kuning telah dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. Tak cuma dibuat makanan atau tepung, buah ini juga dimanfaatkan untuk membuat kosmetik.

Kandungan Gizi Waluh dan Manfaat Waluh

Waluh/Labu kuning juga sarat gizi, memiliki kandungan serat, vitamin, dan karbohidrat yang tinggi. Selain itu,didalam waluh juga terkandung 34 kalori, lemak 0.8, 45mg kalsium, dan mineral 0.8 sehingga labu kuning sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang tua, karena kandungan gizi yang terdapat didalamnya sangat baik untuk kesehatan tubuh. Pada anak-anak dapat digunakan untuk menambah nafsu makan dan sebagai obat cacingan.

Manfaat waluh, menurut para ahli penelitian, dapat mencegah penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus (kencing manis),arterosklerosis (penyempitan pembuluh darah), jantung koroner, tekanan darah tinggi, bahkan bisa pula mencegah kanker. Pada buah labu kuning terdapat kandungan kimia seperti saponin, flavanoid dan tanin.

Kandungan kimia pada waluh inilah yang akan berfungsi untuk mengurangi kadar gula dalam darah, menjadi sumber anti-bakteri dan anti- virus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi terjadinya penggumpalan darah. Selain itu juga dapat meningkatkan aktifitas vitamin C sebagai antioksidan mencegah oksidasi LDL kolesterol yang dapat mengakibatkan kerusakan dinidng pembuluh arteri ( proses awal terjadinya atherosklerosis) dan menghambat penggumpalan keping-keping darah sehingga baik untuk orang yang sudah mulai penempelan kolesterol pada dinding pembuluh darah atau orang pasca serangan/stroke, serta dapat digunakan sebagai pengikat protein dan pelindung protein dari degradasi mikroba rumen.

Oleh karena itu, waluh sangat bagus untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena memiliki kandungan gizi waluh yang baik untuk kesehatan tubuh. Apalagi dengan harganya yang terjangkau dan mudah didapat sehingga memudahkan masyarakat untuk mengkonsumsinya.

borneotribune.com