Ibu Hamil: Cegah Penyakit Saraf dengan Sinar Matahari

Sinar matahari sangat dibutuhkan ibu hamil untuk tumbuh kembang bayi. Sedikitnya ibu hamil mendapat paparan sinar matahari bisa memicu penyakit saraf kronis.

Penyakit yang menyerang sistem saraf pusat ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan, perubahan daya indra, kelemahan pada otot, kesulitan koordinasi dan berbicara, bahkan depresi. Walaupun banyak pengidap dapat menjalani hidup normal, dalam kondisi terparah, penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan.

Seperti dikutip dari laman The Age, paparan sinar matahari penting saat kehamilan memasuki usia satu hingga empat bulan. Penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal mengungkap, langkah itu mampu mengurangi risiko serangan sklerosis ganda pada anak.

Ibu Hamil Cegah Penyakit Saraf dengan Sinar Matahari

Hal itu terkait dengan peran sinar matahari sebagai sumber utama vitamin D bagi tubuh. Rendahnya asupan vitamin D yang meningkatkan risiko serangan sklerosis ganda. Demikian dikatakan Anne-Louise Ponsonby, dari Lembaga Penelitian Murdoch Children di Rumah Sakit Royal Children Melbourne.

Para peneliti yang juga berasal dari Universitas Nasional Australia menganalisa 1.524 pasien yang mengalami sklerosis ganda saat lahir selama periode 1920 sampai 1950, dari total 2,4 juta kelahiran.

Ponsonby dan timnya melakukan penelitian dengan menghubungkan waktu kelahiran bayi dengan kondisi musim yang tengah terjadi. Bayi yang lahir di awal musim panas memiliki risiko mengidap sklerosis ganda 30 persen lebih tinggi daripada mereka yang lahir di musim dingin. Logikanya, bulan pertama hingga keempat masa kehamilan ibu berada di musim dingin yang minim paparan sinar matahari.

Para peneliti menyarankan seluruh ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dengan berjemur minimal 30 menit sehari selama masa kehamilan, terutama saat kandungannya memasuki usia 1-4 bulan pertama. Reff: Vivanews.com

0 Response to "Ibu Hamil: Cegah Penyakit Saraf dengan Sinar Matahari"

Poskan Komentar