6 Ramuan Herbal Tumpas Sembelit

Pemakaian obat pencahar dengan terus-terusan buat mengatasi sembelit amat tidak disarankan. tak hanya bikin anda jadi bergantung dengan obat tersebut, dampak yang terjadi didalam tubuh juga tidak baik. karena, usus tidak dirangsang untuk bekerja sendiri.

nah, apabila anda mengalami sembelit, cobalah untuk minum air putih sebanyak, 2-4 gelas. anda juga dapat memakan pepaya. karena, pepaya memiliki kandungan papain yang bisa melunakkan feses. jikalau cara itu tidak sukses, anda juga masih dapat mencoba lebih dari satu ramuan yang ditemukan pakar tanaman obat herbal seperti disadur dari kompas.com dibawah ini :

1. Daun wungu (Graptophyllum pictum (L). Griff)
Daun wungu (atau pada beberapa literatur disebut dengan daun ungu) memiliki kandungan alkaloid non toksik, glikosod, steroid, saponin, tanin dan lendir. Saponin inilah yang memiliki dampak sebagai pencahar ringan (mild laxative).

Cara memanfaatkannya : Daun wungu segar tujuh lembar, rebus dengan dua gelas air hingga jadi satu gelas. Saring kemudian minum.

2. Kejibeling (Strobilanthes crispus Bl)
Kejibeling memiliki kandungan beragam bahan kimia layaknya kalium, asam silikat, natrium, kalsium, dan lebih dari satu senyawa lain. di samping itu, kejibeling memiliki dampak pencahar serta diuretik, hingga baik untuk penderita sembelit.

Cara memanfaatkannya : Setengah genggam daun keji beling segar dicuci hingga bersih. Kemudian rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Saring dan minum.

3. Ketepeng Cina (Cassia alata L.)
Daun ketepeng cina memiliki kandungan zat samak dan berbentuk jadi laksatif. tak hanya itu, tanaman ini juga mempunyai rasa pedas, hangat, insektisidal, obat cacing, obat kelainan kulit yang dikarenakan oleh parasit kulit. dampak farmakologi terlebih didapat dari daunnya.

Cara memanfaatkannya : Daun ketepeng cina muda dan segar sebanyak tujuh lembar dididihkan dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Angkat, saring, dan minum.

4. Lidah buaya (Aloe vera)
Tak hanya berguna untuk rambut serta menyembuhkan luka, lidah buaya juga berperan jadi pencahar. getah daun lidah buaya adalah perantara pembersih yang cukup kuat. tetapi, kandungan pencahar yang cukup kuat pada lidah buaya, anthraquinone, kadang-kadang bisa menimbulkan diare serta kram usus. itu sebabnya, lidah buaya mesti dipakai dengan hati-hati. sebaiknya lakukan konsultasi dengan pakar herbal atau naturopati.

Selain itu, lidah buaya kaya dengan kandungan kimia seperti aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, dan aloesin.

Cara memanfaatkannya : Separuh batang lidah buaya dicuci hingga bersih. Kemudian buang kulitnya. Isinya lantas dicincang, seduh dengan setengah cangkir air panas. Tambahkan satu sendok makan madu. Selagi hangat dimakan dua kali sehari. Catatan: Ramuan tersebut tidak diperuntukkan bagi wanita hamil, haid, dan penderita diare.

5. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
Buah mengkudu disebut juga sebagai buah ajaib. karena, banyak manfaat yang didapat dari mengkudu atau buah pace ini. buah mengkudu memiliki kandungan alkaloid triterpenoid. tak hanya itu. mengkudu juga memiliki kandungan morindon, yaitu zat warna merah serta bermanfaat jadi pencahar.

Cara memanfaatkannya : Dua buah mengkudu masak dicuci dan parut. Tambahkan sedikit garam. Aduk hingga rata. Lalu peras dengan kain. Minum dua kali sehari.

6. Temulawak (Curcuma xanthorriza)
Tanaman yang terhitung didalam keluarga zingiberaceae ini memiliki sifat agak pahit, antisembelit, antiradang, tonikum, diuretik, serta bakteriostatik. dampak tersebut didapat dari pemakaian rimpang, baik segar ataupun dikeringkan.

Cara memanfaatkannya : Rimpang temulawak digiling halus bersama biji sesawi. Beri sedikit air. Peras, kemudian airnya diminum.

Atau, rimpang temulawak diiris ditambah dengan asam jawa dan gula jawa. Setelah itu tuangkan air mendidih, saring. Airnya kemudian diminum.

Itulah 6 resep herbal untuk mengatasi sembelit. Semoga bermanfaat.