Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) - Biasanya menjelang akhir tahun, awal musim hujan, penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai marak. Baca artikel tentang, waspadai demam berdarah tiap akhir tahun.

Mulai memasuki musim penghujan memang biasanya penyebaran virus penyebab demam berdarah yaitu virus dengue, yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes. Penderita biasanya mengalami panas tanpa sebab yang jelas dan disertai tanda-tanda pendarahan sekurang-kurangnya kadar trombosit kurang dari 100.000/mm3.

DBD bisa terkena pada siapa saja. Namun mayoritas banyak terkena pada anak-anak. Kondisi ini harus disikapi dengan cermat mengingat kemampuan kekebalan tubuh anak tidak seoptimal orang dewasa.

Mencegah lebih baik daripada mengobati

Hingga kini, belum ada vaksin atau obat antivirus bagi penyakit ini (sebagai referensi, slahkan baca obat herbal demam berdarah) atau di sini.

Namun setidaknya, tindakan pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Tindakan paling efektif untuk menekan epidemi demam berdarah adalah dengan mengontrol keberadaan dan sedapat mungkin menghindari vektor nyamuk pembawa virus dengue.

Sebagaimana dikutif wikipedia.org, beberapa pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat. Berikut tips pencegahan demam berdarah dengue (DBD).

Lingkungan

Pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan mengendalikan vektor nyamuk, antara lain dengan menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu, mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali, menutup dengan rapat tempat penampungan air, mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah, dan perbaikan desain rumah.

Biologis

Secara biologis, vektor nyamuk pembawa virus dengue dapat dikontrol dengan menggunakan ikan pemakan jentik dan bakteri.

Kimiawi

Pengasapan (fogging) dapat membunuh nyamuk dewasa, sedangkan pemberian bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air dapat membunuh jentik-jentik nyamuk. Selain itu dapat juga digunakan larvasida.

Selain itu oleh karena nyamuk Aedes aktif di siang hari beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah menggunakan senyawa anti nyamuk yang mengandung DEET, pikaridin, atau minyak lemon eucalyptus, serta gunakan pakaian tertutup untuk dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk bila sedang beraktivitas di luar rumah. Selain itu, segeralah berobat bila muncul gejala-gejala penyakit demam berdarah sebelum berkembang menjadi semakin parah.

T I P S
Berikut tips untuk mengusir nyamuk dalam ruangan yang banyak atau sering menjadi sarang nyamuk, seperti di bawah meja, di bawah ranjang dan sejenisnya. Tips ini saya dapatkan dari televisi swasta (lupa lagi tv apa).

Sediakan kamper (lebih kurang 5 - 10 biji) berukuran kecil (yang biasa dijual di supermarket). Lalu masukan kamper tersebut ke dalam wadah yang sudah diisi air secukupnya. Air sekedarnya saja asal menutupi hingga permukaan kamper.

Simpan kamper yang direndam air tersebut di bawah kolong meja atau ranjang. Demikian, semoga bermanfaat tips Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).