Resep Tradisional untuk Penyakit Kulit

Ada beberapa macam penyakit kulit seperti panu, kadas, kurap yang sering diderita dan tidak asing berkembang di masyarakat Indonesia. Berikut ini beberapa macam obat tradisional yang sering di gunakan untuk pengobatan penyakit kulit tersebut.

Kudis, gatal-gatal

Penyakit kulit ini disebabkan oleh tungau yang bernama Sarcoptes scabiei var hominis karena Kebiasaan kurang menjaga kebersihan tubuh. Rasa gatal terutama di bagian sela-sela jari tangan, di bawah ketiak, pinggang, alat kelamin, sekeliling siku, area sekeliling puting susu, dan permukaan depan pergelangan adalah beberapa gejala dari penyakit kulit ini dan biasanya rasa gatal tersebut terjadi di malam hari.

Penyakit Kudis sangat mudah menular melalui sentuhan dengan penderita atau menyentuh barang-barang yang digunakan oleh penderita. Pencegahan sederhana bisa dilakukan dengan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi penyakit kudis disamping selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Pengobatan perlu diberikan kepada seluruh pihak yang berada dekat dengan penderita pada waktu bersamaan, walaupun belum ada gejala. Pakaian, handuk, seprai dan barang-barang yang bersentuhan dengan kulit sebaiknya dicuci dan disetrika untuk mencegah penularan.

Untuk pengobatan luar, cukup ambil daun, kulit, batang, atau akar salam seperlunya. Cuci bersih, lalu giling halus sampai menjad adonan seperti bubur. Balurkan ke tempat yang gatal, kemudian dibalut.


Anak-anak yang terkena kudis dianjurkan mandi dengan rebusan air brotowali. Cara membuat air rebusannya: ambil batang brotowali 1m, di rajang atau potong kecil2, rebus dengan 4 liter air hingga mendidih, masukkan air rebusan ke dalam emberdan tambahkan air dinngin, mandikan anak sambil merendam tubuhnya.

Eksim

Penyakit eksim dikenal dengan nama dermatitis adalah kelainan kulit yang tampak meradang dan iritasi. Tanda-tanda eksim antara lain kulit yang bersisik, kemerah-merahan, terasa gatal pada malam hari (eksim kering), pecah-pecah, bengkak, munculnya gelembung kecil yang berisi air atau nanah, melepuh, dan terasa panas jika terjadi infeksi sekunder oleh bakteri. Umumnya eksim ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma. Alergi terhadap rangsangan zat kimia tertentu yang terdapat dalam detergen, sabun, kosmetik dan obat-obatan adalah salah satu penyebab penyakit eksim. Selain itu dapat juga disebabkan oleh alergi terhadap jenis makanan tertentu, alergi serbuk sari tanaman, iklim, debu, dan gangguan emosi.

Helaian mahkota bunga teratai ini dibakar, akan menghasilkan abu yang juga berkhasiat sebagai obat. Abu ini bisa dimanfaatkan sebagai obat luar untuk menyembuhkan bisul, eksim, dan penyakit-penyakit kulit. Sedangkan serbuk dan benang sari bunga teratai jika dicampur madu dan keju akan menjadi obat penyakit wasir.

Borok, luka, dan kutil

Olesi dengan getah buah jambu monyet atau jambu mete (Anarcadium occidentale L) selama beberapa hari sampai luka mengering Untuk kutil, petiklah 5 lembar DAUN DEWA, tumbuk daun hingga halus.

Lumurkan daun yang telah halus pada tempat yang berkutil, buatlah sampai merekat, biarkan satu hari dan lepas ke esokan harinya

Ragam penyakit kulit

Bagi penderita penyakit kulit, gatal-gatal, dan luka, ramuan yang harus diracik adalah daun biduri dan minyak kelapa secukupnya. Daun itu diolesi minyak kelapa, lalu dilayukan di atas pengapian.

Setelah itu, daun ditempel ke bagian kulit yang luka atau gatal. Sebelum diobati, kulit yang luka dicuci dulu dengan air hangat atau alkohol 70 %.