Bakteri Anaerobik - Penyebab Bau Mulut

Bakteri Anaerobik - Penyebab Bau Mulut | Bau mulut atau halitosis disebabkan oleh akumulasi bakteri anaerob. Bakteri anaerob adalah bakteri  tidak dapat bertahan di oksigen. Bau mulut berasal dari mulut, tenggorokan, perut, atau rongga sinus yang disebabkan oleh bakteri anaerob. http://id.wikipedia.org/wiki/Organisme_anaerobik.

Tempat hidup bakteri anaerobi


Bakteri anaerob tidak hanya terdapat di mulut tetapi mereka bisa secara luas berada di tenggorokan, usus, perut, rongga sinus, kelenjar getah bening dan paru-paru. Infeksi di organ wilayah tersebut dapat menyebabkan halitosis berbeda-beda. Misalnya, pertumbuhan berlebih dari bakteri perut di kerongkongan dapat menyebabkan refluks asam, sehingga bau mulut. Silahkan bisa dilihat post sebelumnya mengenai penyebab bau mulut.

Namun, dalam sebagian besar orang yang menderita bau mulut kronis, bakteri anaerob sering ditemukan di dalam mulut.

Lidah - tempat untuk bakteri anaerob


Bakteri Anaerobik Penyebab Bau Mulut
Sebagian besar bakteri yang menyebabkan bau mulut hidup pada permukaan lidah dan juga di bawah lidah.

Tempat lain mengumpulnya bakteri ini biasa berada di garis gusi dan di antara gigi. Partikel makanan bisa masuk ke antara gigi dan daerah ini sulit dibersihkan hanya dengan menyikat. Masuknya sisa-sisa makanan akan memberikan rumah yang ideal untuk bakteri anaerob untuk hidup dan menumpuk.

Bakteri anaerobik penyebab bau mulut dapat menemukan suasana anaerob untuk hidup bahkan di bawah garis gusi (di dalam dan sekitar gigi). Orang yang memiliki penyakit gusi sebagian besar ditemukan untuk menumpuknya bakteri ini dalam garis gusi mereka. Hal ini karena penyakit periodontal (penyakit gusi) menyebabkan gusi surut jauh dari gigi yang mengakibatkan kantong. Kantong ini berfungsi sebagai surga bagi bakteri jahat yang menyebabkan napas berbau. Baca juga artikel menarik lainnya, obat sakit gigi tradisional paling ampuh.

Sumber makanan untuk bakteri-anaerobi penyebab bau mulut


Bakteri anaerob yang paling sering memakan protein dicerna oleh kita. Oleh karena itu, makanan yang berprotein adalah penyebab langsung dari bau mulut. Makanan berprotein seperti daging, ikan, telur, makanan susu, sereal dan kacang-kacangan terdiri dari diet kita. Jadi, setiap kali kita mengkonsumsi protein bakteri ini juga mendapat bagian dari makanan. Protein meningkatkan aktivitas metabolisme dari bakteri ini
Penyebab Bau Mulut
di dalam mulut. Tapi mereka juga bisa memakan jenis makanan lain. Partikel sisa makanan dalam gigi dan gusi terus memberikan nutrisi bagi bakteri untuk berkembang.

Pemecahan protein dan partikel makanan lainnya di dalam mulut yang terjebak di antara gigi melepaskan senyawa ini. Bau telur busuk atau bau busuk asam yang keluar dari mulut saat bernafas adalah karena produk-produk limbah metabolisme bakteri.

Bagaimana bakteri anaerob menyebabkan bau mulut?


Bakteri juga mengkonsumsi nutrisi dalam makanan dan mengeluarkan produk-produk limbah. Produk samping limbah ini metabolisme bakteri jenis tertentu senyawa sulfur volatil (dimetil sulfida, metil merkaptan) dan hidrogen sulfida (bau telur busuk). Produk limbah lainnya yang dihasilkan oleh bakteri anaerob yang hidup di dalam mulut termasuk cadaverine (bau mayat), skatole (bau seperti kotoran manusia), asam isovaleric (bau kaki berkeringat) dan putresin (bau daging busuk). Demikianlah share mengenai bakteri penyebab bau mulut. Oya, jangan lupa baca juga penyebab nafas berbau pada anak.