Penyebab dan perawatan nafas berbau pada anak

Penyebab nafas berbau pada anak | Bau mulut pada anak-anak adalah umum. Anak-anak mengunyah terlalu banyak makanan yang terlalu manis atau lengket. Makanan ini bila tertinggal di gigi dan mulut menjadi surga untuk berkembang biak bakteri penyebab infeksi gigi bakteri dan karies. Karies gigi dan pembusukan adalah penyebab utama bau nafas pada anak-anak.

Penyebab bau mulut pada anak


Penurunan air liur

Air liur di mulut membantu dalam menghilangkan dan pembilasan bakteri dari mulut. Namun, anak-anak sering tidur banyak dan selama tidur saliva tidak disekresikan dalam mulut. Jadi, semakin banyak anak-anak tidur, bakteri (anaerob) yang menyebabkan bau mulut, akan mengalami kenaikan berkali lipat, dan hal inilah yang menyebabkan bau mulut juga, dan biasa didapat pada nafas anak pagi hari.

Pernapasan melalui mulut

Bau mulut di siang hari bisa terjadi akibat mulut kering. Bernapas melalui mulut menyebabkan mulut kering. Kondisi mulut yang kering sangat baik untuk bakteri anaerob berkembang biak. Pengeringan mulut pada anak-anak dapat disebabkan oleh kebiasaan seperti mengisap jempol.

Perawatan untuk menghentikan bau mulut pada anak

Cara terbaik untuk mengurangi nafas berbau pada anak Anda adalah dengan cara menghilangkan penyebabnya, yakni bakteri anaerob dari mulut dan meningkatkan produksi air liur dalam mulut.
Penyebab dan perawatan nafas berbau pada anak

Menyikat gigi dan lidah secara teratur dan benar akan membantu anak Anda untuk menyingkirkan bakteri dan bau mulut. Dorong anak Anda untuk membuat kebiasaan menyikat gigi setelah makan. Flossing sangat penting dalam menghilangkan sisa-sisa makanan di antara gigi. Jangan lupa untuk menyikat lidah. Anda bisa mendapatkan sikat gigi elektrik untuk anak Anda untuk membersihkan setiap partikel makanan dari bawah lidah. Jadi menyikat gigi tidak hanya bermanfaat sebatas untuk mencegah sakit gigi.

Mencuci mulut anak Anda dengan obat kumur antibakteri atau yang mengandung fluoride akan membunuh bakteri dan mencegah pembentukan wabah. Gunakan juga pasta gigi yang mengandung fluoride dan baking soda untuk enamel gigi yang lebih baik dan lebih kuat dan mencegah infeksi bakteri.

Membuat perubahan pola makan untuk anak Anda. Alih-alih karbohidrat tepung dan gula, berikan juga makan anak Anda dengan buah-buahan, gandum dan sayuran. Berikan polos tanpa gula yoghurt untuk anak Anda untuk mengurangi tingkat produksi hidrogen sulfida. Tawarkan anak Anda untuk mengunyah apel, wortel, buah, pir dan setiap makanan ringan yang kenyal untuk meningkatkan produksi air liur dalam mulut dan mencegah mulut kering. Rempah-rempah seperti biji adas, permen dan kayu manis juga bermanfaat untuk mengurangi bau mulut.

Jika semua cara di atas telah dilakukan, namun anak Anda masih terus memberikan bau mulut, silahkan kunjungi dokter, karena mungkin ada beberapa penyebab nafas berbau pada anak yang lainnya.