Haah Ulat? Nggak deh.! Baca Dulu Kaka yang Ini...!

Apa yang anda pikirkan bila mendengar kata ulat? pasti seperti umumnya orang serta termasuk juga saya sendiri, saat mendengar serta lihat ulat juga bakal muncul rasa geli serta jijik. Terlebih saat lihat hewan satu ini jalan, pasti rasa geli bakal makin muncul

Tahukah anda bahwa ada yang lebih menggelikan lagi dari sebatas melihatnya? lantas apakah itu? yup.. yakni mengonsumsi ulat! wiehhhh... baru ngebayangin saja mungkin agak muntah-muntah. Namun tak se ektrim itu juga kok kawan. Lantaran ulat yang bakal share ini tidaklah ulat yang semenjijikan itu. Ulat yang satu ini malah sering sekali dimakan oleh saudara saudara kita dibagian Indonesia timur, seperti papua dan sekitarnya..


Bahkan juga jadi menu favorite di sana. Lantas ulat apakah itu? yup tak lain serta tak bukanlah adalah Ulat Sagu. Ulat yang memiliki ukuran besar ini di yakini kaya nutrisi serta khasiat. Intinya kaya protein. Meskipun tetap harus waspada juga, lantaran tingginya kandungan protein ini dapat mengakibatkan alergi untuk beberapa orang tertentu.

Lantas, benarkah bahwa ulat sagu itu kaya kandungan nutrisi? serta apakah berguna untuk kesehatan? dari pada penasaran, mari kita simak info di bawah ini yang sudah saya rangkum dari banyak sumber, walaupun di wikipedia malahan saya menemukan kumbang sagu.

Ulat sagu yaitu larva dari kumbang merah kelapa atau Rhynchophorus Ferruginenus. Binatang ini umum ada didalam batang sagu yang telah membusuk. Ulat ini biasanya jadikan santapan sehari-hari oleh orang Kamoro, Papua. Berdasar pada riset, ulat sagu memiliki kandungan protein seputar 9. 34%.

Baca juga, tepung sagu tumpas penyakit perut parah.

Ulat ini dapat memiliki kandungan sebagian asam amino esensial, seperti asam aspartat (1. 84%), asam glutamat (2. 72%), tirosin (1. 87%), lisin (1. 97%) serta methionin (1. 07%). Sesaat untuk dunia kesehatan, khasiat ulat sagu ini memanglah sudah di teliti pada awal mulanya, serta akhirnya memanglah agak serupa dengan mitos orang-orang yang yakini bahwa ulat sagu ini dapat tingkatkan stamina badan.

Pengelolaan ulat sagu umumnya dimakan secara langsung dengan cara mentah, dibakar, digoreng atau jadikan pepes. Meskipun perubahannya saat ini banyak di proses jadi beragam masakan dengan bumbu yang lebih lengkap.

Nah, bagaimana? menarikah kajian mengenai si ulat sagu ini? Apakah anda berkeinginan untuk mencobanya?

4 Responses to "Haah Ulat? Nggak deh.! Baca Dulu Kaka yang Ini...!"

  1. Kalau lihat di tv mereka yg makan ulat ini kelihatan dg nikmatnya ya gan, tapi kalau ane suruh nyoba langsung sendiri masih ragu ragu deh..
    Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi :) iya juga ya ka, tetep aza aku juga agak ragu makan ulat sagu ini

      Hapus