10 Ramuan Alami Ini Jitu Tumpas Sakit Maag Anda

Disamping sakit maag bisa dilakukan dengan penyembuhan memakai obat farmasi, pengobatan sakit maag dapat juga dengan memakai bahan alami yang bisa diketemukan dengan mudah bahannya di rumah.

Di bawah ini ramuan tradisional untuk menyembuhkan sakit maag, ingat yaa… sebelumnya bacalah Basmallah, in syaa Allah penyakit apa pun sudah Allah siapkan obatnya, mudah-mudahan berguna!

1. Kunyit
Sifat kunyit yang bisa mengobati luka telah dilaporkan mulai sejak th. 1953. Studi masalah untuk sakit perut akibat tukak lambung, sesudah 12 minggu penyembuhan, 88% pasien yang terima pil kunyit memerlihatkan perbaikan serta satu masalah tersembuhkan.

Langkahn penggunaannya : Siapkan 2 jari tangan kunyit. Kupa serta dibikin bersih, diparut, serta ditambah air masak. Kemudian, diperas lewat kain bersih. Akhirnya didiamkan serta di ambil airnya. Dalam satu hari diminum 2 kali, semasing satu ramuan. Meminumnya pagi sebelumnya makan serta malam sebelumnya tidur.

Ramuan Alami Ini Jitu Tumpas Sakit Maag

2. Lidah buaya (Aloe vera)
Aloenin serta Magnesium laktat dalam daun lidah buaya yang diidentifikasikan bisa menghalangi sekresi asam lambung.
Langkahnya : Gel fresh dari sekitaran 1 lembar daun lidah buaya, diminum untuk sekali minum. Dalam satu hari butuh meminumnya sejumlah 2 kali. Untuk melakukan perbaikan rasa gel dapat di beri madu seperlunya. Ibu hamil baiknya tak konsumsi ramuan ini.

3. Kemangi hutan/Lampes (Ocimum sanctum)
Kemangi hutan berbentuk terna atau perdu bercabang banyak setinggi 0, 30 – 1, 50 m. Bisa didapati di semua Jawa dari dataran rendah.
Langkahnya : sebagai obat tukak lambung disarankan untuk konsumsi daun fresh kemangi  (lampes) sebagai lalap sehari-hari.

5. Kencur (Kaempferia galanga)
Langkahnya : 1 jari rimpangnya. Rimpang dicuci bersih dikupas serta dikunyah dengan garam sekedarnya. Setelah halus dikunyah, kencur ditelan, disusul dengan minum air hangat. Ini dikerjakan 3 kali dalam satu hari.

6. Cincau (Cylea barbata)
Langkahnya : 1 genggam daun cincau (kurang lebih 80 gr berat basah). Daun dicuci lantas digiling halus. Lantas diremas dengan air masak sekedarnya serta disaring, di beri air kapur sirih sekedarnya supaya segera jadi kental. Sesudah menggumpal dikonsumsi dengan air gula atau sirup. Dalam satu hari, langkah tersebut dikerjakan 3 kali, semasing dengan gelas ukuran kurang lebih 200 cc.

7. Biji Pepaya
Sediakan bahan paling utama yakni biji pepaya seperlunya. Lalu jemurlah biji pepaya itu sampai kering.

Setelah itu haluskan atau tumbuk sampai halus atau dapat dengan juga jus. Seduh biji pepaya yang sudah ditumbuk tadi serta minum airnya seduhan itu dengan cara teratur.

8. Daun Jambu Biji
Ambillah 9 atau 10 lembar daun jambu biji yang masih tetap fresh. Lalu rebus daun jambu biji itu dengan 1, 5 liter air sampai mendidih, lantas saring serta ambillah airnya.

Minumlah air itu 3 kali satu hari, yakni pagi, siang, serta sore hari.

9. Memakai Tepung Kanji
Siapkan tepung kanji -+ 1 ons, lalu sangrailah (digoreng tanpa ada minyak) tepung kanji itu sampai warnanya beralih jadi agak kekuning-kuningan. Ambilah 2 sendok Tepung kanji yang telah kita sangrai tadi, campur dengan 1/2 gelas air panas lantas diamkan sebagian waktu sampai kombinasi tepung serta air panas itu agak dingin, kemudian dapat segera diminum.

Kerjakan panduan ini sepanjang satu minggu atau sampai penyakitnya menyusut atau bahkan juga pulih

10. Kedelai
Siapkan 1/2 kg biji kedelai kering, lalu sangrailah (digoreng tanpa ada minyak) kedelai itu, lalu tumbuk hingga halus. Kemudian seduh dengan air panas (seperti waktu bikin kopi)

Minumlah kopi kedelai itu 3 kali satu hari yakni siang, sore serta malam hari sepanjang 2 minggu/hingga pulih. Untuk mencegah, bisa diminum 1 kali satu hari.